James Maddison Diklaim Tolak Tawaran MU

21

Teka-teki masa depan gelandang James Maddison akhirnya mulai terlihat, sang pemain dikabarkan sudah memperpanjang kontrak dengan Leicester City. Atau, dengan kata lain dia telah menolak tawaran Manchester United.

Sebelum ini, gelandang berusia 23 tahun tersebut diklaim bakal jadi target utama Manchester United pada jendela transfer musim panas ini. Adalah Manajer Ole Gunnar Solskjaer yang diklaim sangat menginginkan James Maddison dalam skuatnya musim depan.

Sebenarnya, ketertarikan Manchester United terhadap sang pemain tampak wajar. Pasalnya eks pemain Norwich City itu menunjukkan performa luar biasa pada musim ini bersama dengan Leicester City.

Disebutkan bahwa manajemen Setan Merah telah menyiapkan budget untuk merekrut James Maddison dari Leicester City.

Tapi berita terkini dari sejumlah media Inggris, termasuk The Athletic melansir bahwa Maddison sudah membuat keputusan tentang masa depannya. Sang pemain diklaim telah sepakat bertahan di Leicester City.

Diklaim juga bahwa James Maddison sudah menyetujui kontrak baru berdurasi empat tahun dengan besaran gaji senilai 110 ribu poundsterling per pekan yang diajukan pihak The Foxes.

Dengan gaji sebesar itu, berarti James Maddison mendapat perlakuan yang sama dengan pemain senior klub, Jamie Vardy. Tapi ini dinilai wajar karena dia bersedia bertahan di Leicester City dengan menolak tawaran menggiurkan dari tim sebesar Manchester United.

Manchester United, diklaim sebagai Salah satu tim yang paling getol menginginkannya adalah Manchester United. Kendati begitu, belakangan disebut bahwa Setan Merah telah menarik diri dari perburuan pemain 23 tahun tersebut.

Alasannya adalah karena pemain Tim Nasional Inggris justru mengalami cedera yang membuatnya absen di penghujung musim ini dan tak bisa pindah.

Untuk alasan tersebut juga, disebutkan bahwa James Maddison diklaim memilih untuk memperpanjang kontraknya bersama Leicester karena hubungan yang terjalin bagus dengan sang manajer, Brendan Rodgers.

Leicester City sendiri musim ini tampil cukup konsisten, mereka bahkan sempat lama menduduki peringkat ke-2 pada klasemen sementara. Tapi sayang, di akhir musim performa The Foxes cenderung tak konsisten.

Alhasil, Leicester City harus puas finish di peringkat ke-5 pada klasemen akhir.

Category: Berita
author
No Response

Comments are closed.